Pemasaran

Pemasaran

buzz marketing, guerilla marketing, integrated marketing, integrated marketing communications, marketing, marketing mix, marketing news, niche marketing, sports marketing, word of mouth marketing
 Pemasaran


apa kegunaan market dalam bahasa inggris - Konsep inti


Pemasaran (bahasa Inggris: marketing) adalah aktivitas, serangkaian institusi, dan proses menciptakan, mengomunikasikan, menyampaikan, dan mempertukarkan tawaran yang bernilai bagi pelanggan, klien, mitra, dan masyarakat umum.[1]

Pemasaran dimulai dengan pemenuhan kebutuhan manusia yang kemudian bertumbuh menjadi keinginan manusia. Contohnya, seorang manusia membutuhkan air dalam memenuhi kebutuhan dahaganya. Jika ada segelas air maka kebutuhan dahaganya akan terpenuhi. Namun manusia tidak hanya ingin memenuhi kebutuhannya namun juga ingin memenuhi keinginannya yaitu misalnya segelas air merek Aqua yang bersih dan mudah dibawa. Maka manusia ini memilih Aqua botol yang sesuai dengan kebutuhan dalam dahaga dan sesuai dengan keinginannya yang juga mudah dibawa.

Proses dalam pemenuhan kebutuhan dan keinginan manusia inilah yang menjadi konsep pemasaran. Mulai dari pemenuhan produk (product), penetapan harga (price), pengiriman barang (place), dan mempromosikan barang (promotion). Seseorang yang bekerja dibidang pemasaran disebut pemasar. Pemasar ini sebaiknya memiliki pengetahuan dalam konsep dan prinsip pemasaran agar kegiatan pemasaran dapat tercapai sesuai dengan kebutuhan dan keinginan manusia terutama pihak konsumen yang dituju.

Daftar isi

    1 Strategi pemasaran
    2 Sejarah pemasaran
    3 Rencana Pemasaran
        3.1 Segmentasi pasar
    4 Riset pasar
    5 Lihat pula
    6 Rujukan
    7 Daftar pustaka

Strategi pemasaran

Strategi pemasaran merupakan hal yang sangat penting bagi perusahaan di mana strategi pemasaran merupakan suatu cara mencapai tujuan dari sebuah perusahaan, karna potensi untuk menjual proposisi terbatas pada jumlah orang yang mengetahui hal tersebut. Hal ini juga didukung oleh pendapat Swastha “Strategi adalah serangkaian rancangan besar yang menggambarkan bagaimana sebuah perusahaan harus beroperasi untuk mencapai tujuannya.”[2] Sehingga dalam menjalankan usaha kecil khususnya diperlukan adanya pengembangan melalui strategi pemasarannya. Karena pada saat kondisi kritis justru usaha kecillah yang mampu memberikan pertumbuhan terhadap pendapatan masyarakat. Pemasaran menurut W. Y. Stanton pemasaran adalah sesuatu yang meliputi seluruh sistem yang berhubungan dengan tujuan untuk merencanakan dan menentukan harga sampai dengan mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang bisa memuaskan kebutuhan pembeli aktual maupun potensial.[3] Berdasarkan definisi di atas, proses pemasaran dimulai dari menemukan apa yang diinginkan oleh konsumen. Yang akhirnya pemasaran memiliki tujuan yaitu :

    Konsumen potensial mengetahui secara detail produk yang kita hasilkan dan perusahaan dapat menyediakan semua permintaan mereka atas produk yang dihasilkan.
    Perusahaan dapat menjelaskan secara detail semua kegiatan yang berhubungan dengan pemasaran. Kegiatan pemasaran ini meliputi berbagai kegiatan, mulai dari penjelasan mengenai produk, desain produk, promosi produk, pengiklanan produk, komunikasi kepada konsumen, sampai pengiriman produk agar sampai ke tangan konsumen secara cepat.
    Mengenal dan memahami konsumen sedemikian rupa sehingga produk cocok dengannya dan dapat terjual dengan sendirinya.

Pada umumnya kegiatan pemasaran berkaitan dengan koordinasi beberapa kegiatan bisnis. Strategi pemasaran ini dipengaruhi oleh faktor-faktor sebagai berikut :

    Faktor mikro, yaitu perantara pemasaran, pemasok, pesaing dan masyarakat
    Faktor makro, yaitu demografi/ekonomi, politik/hukum, teknologi/fisik dan sosial/budaya.

Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan untuk pemasaran : Dari sudut pandang penjual :

    Tempat yang strategis (place),
    Produk yang bermutu (product),
    Harga yang kompetitif (price), dan
    Promosi yang gencar (promotion).

Dari sudut pandang konsumen :

    Kebutuhan dan keinginan konsumen (customer needs and wants),
    Biaya konsumen (cost to the customer),
    Kenyamanan (convenience), dan
    Komunikasi (comunication).

Dari apa yang sudah dibahas di atas ada beberapa hal yang dapat disimpulkan, bahwa pembuatan produk atau jasa yang diinginkan oleh konsumen harus menjadi fokus kegiatan operasional maupun perencanaan suatu perusahaan. Pemasaran yang berkesinambungan harus adanya koordinasi yang baik dengan berbagai departemen (tidak hanya di bagian pemasaran saja), sehingga dapat menciptakan sinergi di dalam upaya melakukan kegiatan pemasaran.
Sejarah pemasaran

Pemasaran pada praktiknya sudah ada sejak zaman peradaban kuno.[4] Bangsa Yunani kuno dan Romawi telah mempraktikan ilmu dagang dan secara aktif berkomunikasi persuasif kepada konsumennya.[4] Begitu pula di peradaban-peradaban lain yang maju perdagangannya.[4]

Namun, konsep pemasaran moderen yang dikenal saat ini baru muncul dan berkembang pada masa Revolusi Industri yang terjadi pada abad ke-18 dan ke-19.[4] Periode ini ditandai dengan munculnya perubahan-perubahan sosial yang didorong oleh perkembangan teknologi dan inovasi ilmu pengetahuan.[4] Salah satu perubahan tersebut adalah munculnya industri-industri yang memproduksi barang konsumsi secara massa.[4] Hal ini didukung pula oleh perkembangan moda transportasi dan munculnya media massa yang mengharuskan produsen menemukan cara mengelola distribusi barang dan jasa.[4]

Pada masa Revolusi Industri, barang-barang konsumsi masih tergolong langka dan produsen bisa menjual hampir semua barang yang mereka produksi selama konsumen mampu membelinya.[4] Karena itu, mereka fokus ke arah pengembangan produksi dan distribusi dengan berusaha menekan biaya sekecil-kecilnya.[4] Ini juga berpengaruh terhadap perkembangan ilmu pemasaran kala itu, yang terkonsentrasi pada efisiensi biaya distribusi dan pembukaan pasar baru.[4]

Sejak awal abad ke-20 hingga beberapa tahun pasca Perang Dunia II, kompetisi bisnis semakin meningkat dan fokus ilmu pemasaran mulai pindah dari fokus produksi ke fokus penjualan.[4] Ilmu komunikasi, periklanan, dan merek mulai menjadi penting saat perusahaan berusaha menjual sebanyak-banyaknya barang di pasar yang sudah semakin ramai.[4]




Apa itu Internet Marketing?



(Untuk Pemula Sampai Manula!)

Seri Belajar Internet Marketing Tingkat Pemula, Menengah, sampai Lanjut! (Usia Anda atau Web Anda?)



1. Pengenalan Apa itu Internet Marketing
1.1 Ilustrasi Apa Itu Internet Marketing

Agar lebih termotivasi untuk mengetahui apa itu internet marketing, kita ikuti kisah Joni dan Joey berikut ini.


Di sebuah hari yang cerah oleh sinar matahari pagi, dua orang sahabat kental bernama Joni dan Joey memutuskan untuk memulai bisnis. Mereka masing-masing memiliki ide bagus cara berbisnis yang berbeda, sehingga mereka fokus pada pilihan cara masing-masing. Yuk kita sama-sama lihat bagaimana mereka membuka dan menjalankan bisnis baru mereka.

Joni not Depp

Kita lihat jalan cerita Joni terlebih dahulu. Joni membuka sebuah toko yang menjual beberapa produk. Dia menyewa sebuah tempat di lokasi yang strategis. Dia mempekerjakan beberapa orang sales. Dia mencetak beberapa brosur, pamflet atau leaflet (surat edaran) berisi informasi produknya, surat-surat promosi, dan mengiklankan produknya itu di koran lokal.

Dan setelah beberapa minggu, Joni mulai kedatangan banyak konsumen dari kotanya dan daerah di sekitarnya. Joni sangat senang, tapi bisnisnya banyak memakan biaya yang akibatnya Joni mendapat margin keuntungan yang rendah. Jadi dia memutuskan untuk menunggu dan melihat apakah ada pertumbuhan bisnisnya seiring berjalannya waktu.

Joey not Satriani not Indonesian Idol

Nah, sekarang bagaimana dengan Joey?

Di sisi lain, atas saran seorang staf SEM & SEO Management, survey says, Joey memutuskan untuk memulai membuat toko online (atau online store) untuk menjual produknya. Joey membuat situs web yang bagus dan menarik desainnya, dengan nama yang mudah diingat. Dia mempekerjakan penulis artikel, menginvestasikan sejumlah anggaran untuk internet marketing seperti mencari beberapa orang professional di bidang SEO dan email marketing. Dia mengiklankan produknya di mesin pencarian web dengan system bayar-per-klik (pay-per-click atau PPC). Dan dalam beberapa minggu, Joey pun mulai mendapatkan banyak konsumen yang tersebar di negaranya bahkan dari luar negeri! Joey sangat senang! (online.. online.. dolar.. dolar.. hehe.)

Bisnisnya berbiaya rendah dibandingkan dengan keuntungan yang didapatnya, sehingga dia mendapatkan margin keuntungan yang sangat tinggi. Dan dia tak sabar menunggu bisnis onlinenya ini bertumbuh-kembang setiap harinya.

Beberapa purnama berlalu, dan akhirnya datang tahun yang baru…

Bagaimana keadaan Joni dan Joey?

Joni masih di tempat berjualannya di tempat yang sama, dengan para tenaga sales yang sama, strategi marketing yang sama, dan para pelanggan lokal yang sama. Tidak menutup kemungkinan para pesaing bisnis Joni segera muncul. Biaya-biaya di bisnisnya tetap tinggi dan margin keuntungannya masih tetap sangat rendah. Jadi dengan terpaksa dia memutuskan menunggu lagi selama setahun yang akan datang berharap ada perkembangan di bisnisnya itu.

Sedangkan Joey yang hanya memulai dari sebuah website, sekarang sudah memiliki sebuah kantor baru! Dia mempekerjakan lebih banyak lagi orang dan konsumennya semakin bertambah bahkan dari seluruh negeri. Biaya bisnisnya ini masih tetap sangat rendah, sedangkan margin keuntungannya tetap masih sangat tinggi. Jadi dia memutuskan untuk menambah toko online yang baru untuk menjual lini produk yang lainnya!

Beberapa purnama kembali berlalu, dan akhirnya datang tahun berikutnya lagi…

Akhirnya, di sebuah pagi yang cerah dan bersinar oleh matahari yang hangat, Joni dan Joey bertemu kembali. Joey memberitahukan kepada Joni mengenai apa itu internet marketing: sebuah strategi marketing yang baru. Dan Joni menyadari kesalahannya selama ini. Marketing secara tradisional tidak dapat membawa Anda begitu jauh. Tapi, berpikirlah lokal dan bertindaklah global.

“Kemon bray, think globally act locally. Thinking ahead moving forward. Make a difference, now!”, kata Joey sumringah sambil sedikit-sedikit lihat sms notifikasi transferan rupiah dan dolar masuk ke rekeningnya.

Jadi besoknya, Joni kembali ke tokonya dan memecat semua tenaga penjualan tradisionalnya (waduh, sadis juga nih cerita), dan membuang semua teknik-teknik pemasaran old school ke tempat sampah (seperti brosur, pamflet, dan iklan di surat kabar). Dia menyewa jasa perusahaan desain web yang bagus (yang seperti SEM & SEO Management :)) dan meng-outsource semua pekerjaan online marketingnya kepada mereka seperti SEO, PPC, dan email marketing. Dan hanya dalam waktu beberapa minggu, Joni menjadi seorang pria yang bahagia dan karenanya, menjadi tampak lebih ganteng dan gagah. Bisnisnya mengeluarkan sedikit biaya dan menghasilkan keuntungan yang tinggi.

Dan akhirnya dia berterima kasih kepada Joey karena telah memberinya petunjuk ke jalan yang lurus.

Selamat datang di dunia internet marketing!

(Oh ya, supaya cerita ini tidak terkesan sadis, akhirnya Joni kembali mempekerjakan para tenaga penjualan yang sebelumnya dia pecat. Tapi kali ini sekalian memberikan mereka pelatihan internet marketing di SEM & SEO Management. Dahsyat!)

Berikut ini video dari kisah di atas. Selamat menikmati! 😀

Dari ilustrasi kisah Joni dan Jeoy di atas, Anda mendapat gambaran tentang:

    Perbedaan apa marketing tradisional (Joni) VS apa itu internet marketing (Joey)
    Beberapa bagian internet marketing yang digunakan oleh Joey (dan akhirnya Joni juga)

Bagian-bagian internet marketing yang disinggung di dalam cerita tersebut (dipakai oleh Joey) adalah:

    General internet marketing
        SEO (search engine optimization)
        Email marketing (pemasaran via email)
    Search engine marketing
        PPC (iklan pay-per-klik)

Setelah membayangkan ilustrasi cerita bisnis Joni dan Joey dan menyaksikan video internet marketing di atas, tentunya Anda sekarang sudah mulai bisa memahami gambaran tentang apa itu internet marketing, yaitu:

sebuah bentuk dari pemasaran dan periklanan yang menggunakan internet untuk mengirimkan pesan-pesan promosi kepada konsumen.
1.1.1 Ilustrasi Online Marketing Funnel

Berikut ini adalah online marketing funnel (saluran/corong marketing online) atau internet marketing funnel dalam gambaran sederhana (berupa kartun).

Di gambar online marketing funnel berikut ini ada bagian-bagian yang digunakan oleh Joey di bisnis online-nya dari awal hingga sukses memiliki kantor sendiri dan membuka bisnis-bisnis online baru lainnya. Bisakah Anda mengenalinya?

644x716-online-atau-internet-marketing-funnel-saluran-corong-internet-marketing

Berikut ini tabel terjemahan dari gambar online marketing funnel di atas:
Bahasa Inggris

Bahasa Indonesia
The Online Marketing FunnelCorong/saluran Pemasaran Online
EmailSurat elektronik atau surel.
ContentIsi. Yaitu isi atau materi dari sesuatu yang diterbitkan secara online. Isi bisa berupa teks, gambar, video, jadwal, dan lain-lain.
Content is the fuel that drives your online promotion and ultimately drives online sales performance. Therefore should be at the heart of everything you do.Isi adalah bahan bakar yang membawa promosi online Anda ke suatu arah/target (yang jelas) dan akhirnya menghasilkan kinerja penjualan online. Karenanya, harus menjadi jantung dari setiap apa yang Anda kerjakan.
Reaching out to your potential customer, increasing brand and awareness, offering relevant and interesting news pieces all make up defining your brand, attracting buyers to your marketing funnel.Usaha menjangkau pelanggan potensial, meningkatkan brand dan kesadaran audience, menawarkan informasi yang relevan dan menarik itu semua akan menegaskan brand Anda, menarik calon pembeli ke dalam corong marketing Anda.
Lead nurturing and your sales team play an important part and ultimately lead to repeated sales and increased revenues.Tetap memelihara dan mengayomi konsumen Anda dan tim penjualan memainkan bagian yang penting dan akhirnya membawa pada penjualan yang berulang (retention atau repeat order) dan keuntungan yang meningkat.
GoogleGoogle Inc. adalah sebuah perusahaan multinasional Amerika Serikat yang berkekhususan pada jasa dan produk Internet. Produk-produk tersebut meliputi teknologi pencarian, komputasi web, perangkat lunak, dan periklanan daring. Sebagian besar labanya berasal dari AdWords.
SEOKunjungi halaman Apa itu SEO?
57% of B2B marketers say SEO has the biggest impact on their lead generation goals.57% dari para marketing Business-to-Business (B2B) berkata bahwa SEO memiliki pengaruh terbesar pada tujuan-tujuan pencapaian sales lead mereka.
PPCPay-per-click yaitu iklan yang pembayarannya dilakukan untuk setiap klik.
25% of PPC clicks will come from mobile devices by the end of the year.25% dari klik iklan berbayar-per-klik akan datang dari perangkat mobile (handphone, smartphone, tablet) pada akhir tahun ini.
BlogBlog merupakan singkatan dari web log adalah bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web umum. Tulisan-tulisan ini seringkali dimuat dalam urut terbalik (isi terbaru dahulu baru kemudian diikuti isi yang lebih lama), meskipun tidak selamanya demikian. Situs web seperti ini biasanya dapat diakses oleh semua pengguna Internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut.
34% of marketers have generated leads using Twitter, and 20% have closed deals.34% dari para marketing telah menghasilkan awal penjualan menggunakan Twitter, dan 20% menghasilkan penjualan.
65% of businesses consider phone calls their highest quality lead source, according to BIA/Kelsey & ConStat Commerce Monitor.65% dari dunia bisnis mempertimbangkan panggilan telepon sebagai sumber awal penjualan tertinggi, menurut BIA/Kelsey & ConStat Commerce Monitor.
6 ways to make a great content
  • Tell a story
  • Keep it simple
  • Be creative
  • Inform and educate
  • Show expertise
  • Be transparent
6 cara membuat isi yang hebat
  • Tuliskan sebuah cerita
  • Sederhana
  • Kreatif
  • Berikan informasi dan pendidikan
  • Tunjukkan keahlian
  • Terbuka
ViralBersifat seperti virus: cepat menyebar dengan cara menduplikasi.
Twitter and LinkedIn can be used as sales aides, keeping people in the sales cycle and nurturing leads.Twitter dan LinkedIn dapat digunakan sebagai pembantu penjualan, menjaga orang-orang berada pada lingkaran penjualan dan awal penjualan yang mengayomi.
Your sales team can use LinkedIn discussions as a way to network and create sales leads.Tim penjualan Anda dapat menggunakan LinkedIn sebagai cara untuk membangun jaringan dan memciptakan awal penjualan.
LinkedIn generates more leads for b2b companies than Facebook, Twitter, or blog. Yet only 47% of b2b marketers say they are actively using LinkedIn vs. 90% on Facebook.LinkedIn menghasilkan lebih banyak awal penjualan untuk perusahaan B2B dibandingkan Facebook, Twitter, atau blog. Meskipin hanya 47% dari para marketing B2B berkata mereka aktif di LinkedIn dibandingkan 90% yang aktif di Facebook.
WebsiteSitus web. Adalah suatu halaman web yang saling berhubungan yang umumnya berada pada peladen (komputer server) yang sama berisikan kumpulan informasi yang disediakan secara perorangan, kelompok, atau organisasi.
AnalyseMenganalisa.
Google AnalyticsGoogle Analytics adalah layanan gratis dari Google yang menampilkan statistik pengunjung sebuah situs web. Google Analytics dapat menelusuri pengunjung berdasarkan informasi halaman pengacu, termasuk mesin pencari, iklan, jaringan pay-per-click, email marketing, dan juga tautan yang terkandung dalam dokumen PDF.
Call TrackingPenelusuran Panggilan adalah sebuah prosedur untuk mengetahui sumber-sumber panggilan telepon.
It is important to track all your leads and conversions, particularly phone calls which often get missed to see which marketing channels are working and which need optimizing.Penting untuk melacak  semua awal penjualan dan konversi-konversi Anda, khususnya panggilan telepon yang sering terlupakan, untuk mengetahui saluran marketing mana yang bekerja dan perlu dioptimisasi.
AwarenessKesadaran audience, pengunjung internet, calon konsumen akan kebutuhan tertentu.
Interest in product or serviceSetelah audience menyadari adanya kebutuhan tertentu, mereka tertarik akan sebuah produk atau jasa untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
WantedMenginginkan produk atau jasa spesifik.
ActionMencari semua informasi terkait mengenai produk atau jasa yang dibutuhkan.
ConvertMendapatkan produk atau jasa yang dibutuhkan.
$$$Transaksi penjualan produk atau jasa komersial.
SalesTransaksi penjualan.


   
Evaluasi Ringan

Yang digunakan Joey dalam bisnis onlinenya adalah (pilih satu atau lebih jawaban yang tepat):

    Kantor fisik
    Situs web
    Artikel produk
    Brosur dan pamflet
    SEO
    CEO
    Iklan berbayar di surat kabar cetak lokal
    Iklan bayar-per-klik (PPC)

Jawaban yang benar ada di akhir artikel ini.
Santai Dahulu

Setelah mengetahui sedikit gambaran mengenai apa itu internet marketing, sambil relaksasi pikiran dan memejamkan mata (atau menerawang langit-langit di ruangan Anda), coba Anda bayangkan dan kaitkan dengan ilustrasi gambar saluran internet marketing di atas:

    Bagaimana hasil identifikasi Anda terhadap model bisnis online dengan internet marketing yang dijalankan oleh Joey? (penggunaan situs web, artikel, seo, email marketing, dan iklan bayar-per-klik untuk mempromosikan produk-produknya)




2. Apakah model bisnis tersebut cocok untuk Anda?
1.1.2 Ilustrasi Purchase Funnel (Traditional Marketing)

Sebenarnya, online marketing funnel yang baru dibahas sebelumnya berasal dari purchase funnel (saluran atau corong pembelian) atau lead funnel (saluran awal penjualan). Purchase funnel ini memiliki 4 tingkatan yang tingkatan-tingkatannya terdiri dari:

    Awareness atau attention– konsumen menyadari adanya suatu produk atau jasa, atau adanya perhatian terhadap satu jenis produk atau jasa tertentu
    Interest – secara aktif memperlihatkan ketertarikan pada grup produk atau jasa terkait secara umum
    Desire – bercita-cita kepada sebuah brand atau produk tertentu
    Action – mengambil langkah selanjutnya untuk membeli produk atau membayar jasa yang dipilih
aida-sales-funnel

Tingkatan-tingkatan dalam purchase funnel ini bisa disingkat menjadi AIDA (Awareness – Interest – Desire – Action).

Nah, sekarang bagaimana jika purchase funnel yang merupakan bagian dari marketing tradisional ini disandingkan dengan persepsi digital atau internet marketing.

Catatan Penting: Jika setelah Anda lihat gambar di bawah tetap belum mengerti betul maksudnya, silahkan dilewati saja dahulu dan langsung ke bagian setelahnya.

455x531-diagram-digital-marketing-mix-tradisional


1.1.3 Berbagai Variasi Funnel Lainnya: Digital, Internet Marketing, dan Oalahh…

Bertolak dari tradisional purchase funnel (AIDA), telah dikembangkan beberapa variasi funnel sebagai berikut (agar Anda tidak bingung saat mendapati variasi-variasi ini nanti di lapangan):

700x608-digital-marketing-funnel-versi-lain

Variasi funnel yang lain, misalnya sosial media funnel:

400x391-social-media-funnel

Variasi lain funnel, yaitu online sales funnel:

700x337-contoh-online-sales-funnel

Kesimpulan Sementara:

Dari semua model saluran atau corong atau funnel tersebut, baik purchase funnel yang merupakan marketing tradisional maupun variasi-variasinya (online marketing funnel, internet marketing funnel, online sales funnel, dan sebagainya):

    Sama-sama memiliki dasar pada 4 tingkatan yaitu: Awareness – Interest – Desire – Action (AIDA)
    Semua saluran atau corong atau funnel tersebut sama-sama bertujuan untuk:
        Menyaring sebanyak mungkin audience (pada tingkatan pertama yaitu tingkatan awareness)
        Membangun ketertarikan pada suatu jenis produk atau jasa tertentu (tingkatan interest)
        Memberikan informasi lebih lanjut terkait suatu produk dan layanan dari suatu brand atau perusahaan tertentu supaya calon konsumen memiliki keinginan kuat untuk membeli (tingkatan desire)
        Dan akhirnya, memudahkan konsumen untuk melakukan transaksi pembelian (tingkatan action)

Sedangkan perbedaan utamanya adalah purchase funnel pada tingkatan awareness menggunakan media cetak atau media elektronik, sedangkan internet marketing funnel dkk menggunakan media digital atau online (daring).
1.2 Apa itu Internet Marketing?

Sekarang dengan pemahaman tentang internet marketing melalui ilustrasi Joni dan Joey, purchase funnel, dan variasi dari internet marketing funnel, mari kita lihat pengertian/ definisi tentang apa itu internet marketing versi Wikipedia (terjemahan dari bahasa Inggris) sebagai berikut:

Pemasaran internet (internet marketing) atau periklanan daring (online advertising), disebut juga pemasaran online atau periklanan internet, adalah sebuah bentuk dari pemasaran dan periklanan yang menggunakan internet untuk mengirimkan pesan-pesan promosi kepada konsumen.

Nah, sama persis dengan pemahaman Anda sebelumnya dari ilustrasi Joni dan Joey di atas, bukan? 11-12 OK lah 😀

Mari kita teruskan memahami dengan lebih mantap apa itu internet marketing.

Internet marketing mencakup bagian-bagian besar berikut ini:

    General Internet Marketing (GIM)
        Search Engine Optimization (SEO)
        Social Media Marketing (SMM) & Social Media Optimization (SMO)
        Email Marketing
        Content Marketing
    Search Engine Marketing (SEM)
        Pay-Per-Click (PPC)
        Cost-Per-Impression
        Search Analytics
        Web Analytics
    Display Advertising (DA)
    Affiliate Marketing (AM)
    Mobile Advertising (MA)

300x272-book-stack-of-internet-marketing

Bagian-bagian dari internet marketing tersebut bisa disingkat GSDAM (General, Search, Display, Affiliate, dan Mobile). Jangan kuatir kalau sekarang belum hafal, nanti lama-kelamaan akan hafal dengan sendirinya kalau sudah mulai menyelami dan memahami apa itu internet marketing.

Jadi, istilah dengan kata-kata kita sendiri, apa itu internet marketing adalah: “mempromosikan, memasarkan, dan mengiklankan sesuatu dengan menggunakan media internet (GSDAM)”.

Karena jaringan internet sudah mendunia, maka internet marketing tidak dibatasi tempat dan zona waktu. Jika Anda memasarkan produk atau jasa Anda dengan internet marketing, maka Anda bisa memasarkan apa saja, ke mana saja, dan setiap saat. Pangsa pasar terbuka lebar untuk Anda!
1.2.1 Elemen-elemen dalam Aktifitas Marketing

Tabel di bawah ini memberikan elemen-elemen aktifitas baik dalam marketing tradisional dan internet marketing.
No

IstilahContoh Elemen Dalam Marketing TradisionalContoh Elemen Dalam Internet Marketing
1Publisher atau yang memiliki mediaPercetakan yang menyediakan media cetak seperti brosur, pamflet, surat edaran, dan koran.Media elektronik seperti televisi dan radio.Penyedia jasa email, situs web desktop dan mobile (baik berupa situs web mesin pencari, situs web iklan, dan social media).
2Advertiser atau pengiklan yaitu orang yang mengiklankan produk atau jasanya (pemilik barang atau penyedia jasa)Orang yang mengiklankan produk atau jasanya via marketing tradisional.Orang yang mengiklankan produk atau jasanya via internet marketing.
3ConsumerKonsumen yang melakukan konversi setelah melihat informasi iklan dari produk atau jasa tertentu di media cetak atau media elektronik.Konsumen yang melakukan konversi setelah melihat informasi iklan dari produk atau jasa tertentu via email atau situs web/mobile.
4Ads (Iklan) dan promotion (promosi)Kolom-kolom iklan/promosi produk/jasa di media cetak dan slot-slot iklan di media elektronik.Kolom-kolom iklan/promosi produk/jasa di situs web, informasi produk atau jasa di email, dan ads feed di social media.
5Advertising agency atau agen periklanan (membantu advertiser atau pengiklan untuk mengiklankan produk atau jasa di media publisher)Agen iklan surat kabar.Agen iklan AdWords (PPC).



1.2.2 Contoh Elemen-elemen Marketing Tradisional (Dengan Ilustrasi)

Sebelum menggali lebih dalam lagi dan lagi dan lagi mengenai apa itu internet marketing, mari kita sejenak menyegarkan kembali pemahaman kita mengenai marketing tradisional. Kita ambil contoh bisnis yang dijalankan Joni dengan menggunakan metode marketing tradisional tersebut.

600x330-elemen-elemen-marketing-tradisional

Sebagaimana gambar Joni dengan tokonya di atas, kita perhatikan semua elemen-elemen marketing tradisional yang Joni pakai:

    Pemilik bisnis (Joni), dalam hal ini juga bertindak sebagai advertiser (yang mengiklankan produknya)
    Toko fisik
    Brosur-brosur
    Pamflet
    Surat edaran
    Iklan di surat kabar lokal atau nasional
    Beberapa tenaga penjualan

Perhatikan bahwa biaya pengadaan semua elemen marketing tradisional bisa dikatakan relatif besar. Inilah biaya berlebih (overhead cost) yang tinggi yang biasa ada pada metode marketing tradisional.
1.2.2.1 Ciri-ciri Marketing Tradisional

Selain elemen-elemen marketing tradisional seperti di atas (toko fisik, brosur, pamflet, dan lain-lain), secara umum berikut ini ciri-ciri marketing tradisional:

    Tipe marketing: seragam, terstruktur, dan jelas. Misalnya dengan iklan di media cetak atau media elektronik.
    Arah komunikasi: dari satu sumber (produsen) ke banyak (calon konsumen) dan searah. Informasi tentang produk atau jasa disebarkan oleh perusahaan (aktif), sedangkan calon konsumen hanya mendengarkan (pasif).
    Jadwal marketing: jangka panjang. Kampanye-kampanye iklan direncanakan untuk jangka panjang.
    Komunikasi dengan konsumen: dipertimbangkan dan dinilai dengan matang. Komunikasi hanya di antara perusahaan dan konsumen (via email, telepon, atau surat). Poin diskusi tetap diusahakan rahasia.
    Ketersediaan: hanya di jam-jam kerja. Tidak ada dukungan langsung setelah jam kerja normal (8/5).
    Ruang lingkup: spesifik. Hanya mentargetkan audience dan pasar tertentu.
    Kaya akan pengalaman: analogis. Berdasarkan kesuksesan sebelumnya, legalitas hukum terjamin
    Supervisi: menjaga konsumen supaya tidak pindah ke kompetitor. Aktifitas marketing diperhatikan dengan menjaga pelanggan dan menganalisis kompetitor.
    Bahasa: formal, aman (dan jelas) secara hukum komersil. Penggunaan kosa-kata yang ketat dalam bahasa marketing, kalimat-kalimat lengkap yang sudah disiapkan.
    Mereka yang terlibat: departemen marketing. Dan departemen hubungan publik, agen-agen luar, dan departemen penjualan.

Sebagai contoh marketing tradisional, bisa dilihat di perusahaan-perusahaan yang sudah lama berdiri dan masih konservatif (yang kebanyakan didirikan sebelum internet marketing booming).

Perusahaan-perusahaan tersebut banyak yang belum menaruh perhatian untuk mulai memanfaatkan dan memahami apa itu internet marketing.

Jika Anda pernah memasarkan suatu produk atau jasa Anda dengan elemen-elemen dan cara-cara seperti Joni di atas, maka berarti Anda sudah pernah memanfaatkan marketing tradisional atau konvensional.

Nah, setelah sedikit mengulas dan menyegarkan kembali ingatan kita tentang marketing tradisional, saatnya kita mengupas tentang apa itu internet marketing lebih dalam lagi, lagi, dan lagi.
1.2.3 Contoh Elemen-elemen Internet Marketing (Dengan Ilustrasi)

Setelah membahas bisnisnya Joni dan metode marketing tradisional yang diusungnya, sekarang kita alihkan perhatian kita kepada metode bisnis dan marketing yang dipilih oleh Joey. Bisnisnya Joey adalah bisnis online (dengan membuka toko online) dan metode marketingnya adalah online atau internet marketing.

600x336-contoh-elemen-online-marketing

Sebagaimana cuplikan gambar di atas, kita lihat Joey menggunakan sebuah situs web belanja online (online shopping) sebagai pengganti toko fisik. Joey juga menyewa penulis untuk membuat artikel-artikel yang menampilkan dan menjelaskan produk-produknya dengan baik (sebagai pengganti brosur, pamflet, dan surat edaran fisik). Dan akhirnya, Joey menggunakan jasa search engine optimization (SEO), email marketing, serta iklan dengan system bayar per klik (pay-per-click atau PPC) sebagai strategi pemasaran dengan menggunakan internet marketing (sebagai pengganti iklan di surat kabar lokal).

Mari kita perhatikan sebuah variasi marketing funnel dengan ilustrasi beberapa elemen internet marketing sebagai berikut:

318x330-contoh-saluran-corong-marketing-daring

Pada tabel di bawah berikut ini, perhatikan semua elemen internet marketing yang ada dalam bisnisnya Joey dan elemen terkaitnya yang digambarkan di internet marketing funnel di atas:
No

Yang Ada di Model Bisnis JoeyYang Ada di Internet Marketing Funnel
1.Toko belanja onlineWebsite, e-Commerce
2.Artikel-artikel onlineArtikel di Website
3.Email marketingEmail Marketing
4.Iklan PPCSearch Engine Marketing (SEM)
5.Search engine optimization (SEO)
6.Social Media Marketing
7.Sistem follow up prospekSystemise Follow Up
8.Transaksi penjualanSales


Dari tabel di atas tampak bahwa Joey menggunakan hampir semua elemen-elemen pada internet marketing funnel, kecuali ada satu komponen atau elemen internet marketing yang belum digunakan Joey yaitu sosial media marketing (SMM). Walaupun begitu, di bagian akhir ilustrasi video Joni dan Joey, bisnis online Joey berkembang begitu pesat hingga akhirnya dia sudah berkantor fisik dan memiliki beberapa bisnis online lainnya yang sukses.

Hal ini berarti kita tidak harus menggunakan semua elemen dan memahami dengan lengkap apa itu internet marketing yang ada untuk memasarkan produk atau jasa yang ada. Tapi setahap-setahap sesuai dana, waktu, dan keahlian yang dimiliki. Jadi bisa saja nanti Joey akan menggunakan sosial media marketing ketika saatnya tiba 🙂

Catatan Penting:

Seiring dengan pesatnya kemajuan internet dan relatif murahnya bandwidth internet, sebagai langkah awal di bisnis online ini, Joey tidak terlalu mengeluarkan banyak biaya. Dia hanya menyewa nama internet domain dan tempat (hosting) untuk toko onlinenya dengan biaya yang sangat… sangat… sangat… murah (sangatnya 3x) dan waktu yang sangat… sangat… sangat… singkat (sangatnya 3x) dibandingkan dengan menyewa apalagi membeli dan membangun sebuah toko fisik. Joey juga mempekerjakan penulis artikel untuk membuat artikel-artikel yang menjelaskan produknya (lagi-lagi ini sangat murah dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan Joni untuk mencetak ratusan bahkan ribuan brosur, pamflet, dan surat edaran). Dan yang terakhir, biaya menyewa jasa profesional untuk SEO, email marketing, dan anggaran untuk PPC sangat jauh lebih murah dibandingkan dengan biaya iklan di surat kabar lokal atau nasional plus membayar gaji karyawan marketing untuk jangka waktu yang sama. Ituh!
1.2.3.1 Ciri-ciri Internet Marketing

Kondisi dan iklim lingkungan di mana elemen-elemen internet marketing yang dijadikan senjata bisnis oleh Joey, memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

    Tipe marketing: terpecah-pecah, tersebar, tidak jelas, tidak baku. Contohnya promosi bisa saja menggunakan update status, kampanye iklan, artikel blog, postingan di komunitas, komentar-komentar, pesan-pesan Twitter, dan lain-lain.
    Arah komunikasi: banyak arah (many to many). Baik pihak perusahaan dan calon konsumen sama-sama berbicara dan sama-sama saling mendengar (keduanya aktif).
    Jadwal marketing: spontan, tidak ada jadwal jangka panjang. Kampanye iklan biasanya tidak direncanakan secara detail, tapi cepat bereaksi terhadap komentar dan permintaan informasi produk atau layanan.
    Komunikasi dengan konsumen: cepat dan terbuka (public). Reaksi dan respon terhadap komentar dan permintaan informasi dari calon konsumen bisa segera diberikan dalam jangka waktu kurang dari 24 jam.
    Ruang lingkup: umum. Tersedia untuk siapa saja, di mana saja, kapan saja (optimal untuk umum).
    Kaya akan pengalaman: alternatif, inovatif. Kebutuhan teknis yang berubah, konsep marketing yang inovatif, namun posisi hukum komersial kurang terjamin.
    Supervisi: menjaga konsumen dan platform teknologi yang digunakan. Aktifitas marketing diselia oleh otoritas yang terkait dengan penjagaan hak-hak konsumen, kompetitor, dan teknologi yang digunakan baik oleh operator dan pengguna.
    Bahasa: alami, langsung. Tidak ada kalimat-kalimat yang sudah disiapkan sebelumnya, tapi respon-respon personal dan jawaban-jawaban singkat saja.
    Mereka yang terlibat: media baru di departemen marketing. Departemen social media, departemen public relations, semua karyawan dan pengguna, seluruh manajemen, dan seterusnya.

Sebagai contoh, perusahaan yang menerapkan internet marketing biasanya adalah perusahan-perusahaan baru yang lahir setelah booming-nya internet. Mereka sangat menaruh perhatian dan fokus pada internet marketing karena cakupan pemasaran yang lebih luas, waktu yang fleksibel, dan biaya overhead yang lebih rendah dibandingkan dengan marketing tradisional. Apalagi jika dana yang ada untuk marketing masih sangat terbatas. Jadi tidak ada alasan untuk tidak memanfaatkan internat marketing sebagai strategi pemasaran masa kini.
1.3. Kapan Anda Sebaiknya Menerapkan Internet Marketing?

Jika Anda memiliki rencana membuka usaha atau sudah memiliki bisnis offline/fisik (kebalikan dari bisnis online), saat yang paling tepat memulai internet marketing adalah sekarang juga (atau minimal setelah Anda selesai membaca artikel tentang internet marketing ini).

Mengapa?

Jika Anda baru mulai bisnis online, kisah Anda bisa menjadi seperti Joey di atas. Namun, jika Anda sudah memiliki bisnis tapi masih menggunakan metode marketing tradisional, maka internet marketing dapat membantu meningkatkan volume penjualan Anda, seperti kisah Joni yang akhirnya mengikuti Joey untuk menggunakan internet marketing.

Setelah Anda sudah memilih untuk segera memanfaatkan internet marketing untuk memasarkan bisnis Anda, pertanyaan selanjutnya adalah:

Komponen atau elemen-elemen internet marketing mana yang cocok untuk saya?

Ijinkan saya membantu Anda dengan memberikan pilihan-pilihan di bawah ini:
1.3.1 Berdasarkan Latar Belakang Profesi Anda

Jika sebelumnya Anda memiliki profesi atau pekerjaan tertentu, berikut ini jalur karir dari profesi Anda sebelumnya menuju bagian-bagian internet marketing:
Profesi Anda Saat Ini

Bidang Sub Internet Marketing Yang SesuaiBidang Internet Marketing
Jurusan-jurusan GenetikaWeb Analyst / Penganalisa WebSearch Engine Marketing (SEM)
SalesConversion Rate Optimization (CRO)Search Engine Marketing (SEM)
Para blogger, twitters, dan penggemar beritaSosial Media Marketing (SMM) dan Social Media Optimization (SMO)General Internet Marketing (GIM)
Akuntan, pembukuanPPC ManagerSearch Engine Marketing (SEM)
Manajer proyekSearch Engine Optimization (SEO)General Internet Marketing (GIM)


Jika profesi atau pekerjaan Anda tidak ada pada tabel di atas, maka Anda bisa memperkirakan sifat-sifat dan karakteristik pekerjaan mana pada tabel di atas yang mendekati profesi Anda saat ini.
1.3.2 Berdasarkan Jalur Pembelajaran Internet Marketing

Alternatif lainnya adalah Anda mengikuti jalur pembelajaran (learning path) internet marketing yang direkomendasikan oleh ahli internet marketing, baik Anda baru memulai mempelajari apa itu internet marketing atau sudah pernah mempelajari salah satu bagian internet marketing.

Berikut ini saya berikan beberapa contoh jalur pembelajaran internet marketing.
Jalur #1

Bagian 1Bagian 2Bagian 3Bagian 4
1SEOSosmedConversionAnalytics
2PPCOnline PRConversionAnalytics
3SosmedPPCConversionAnalytics
4PPCSEOSosmedConversion

1.3.3 Berdasarkan Hobi Anda

Selain berdasarkan profesi Anda saat ini dan jalur pembelajaran (learning path) internet marketing yang direkomendasikan oleh para ahli internet marketing, Anda juga bisa memilih bagian internet marketing mana yang akan Anda pelajari dan gunakan berdasarkan hobi Anda. Mari simak tabel di bawah ini.
No.

Hobi atau PassionBagian IMTujuan atau Hasil
1.Bermain dengan angka angkaPPCReturn of Investment (ROI) langsung
2.Menulis artikelDisplay MarketingROI langsung
3.Menganalisa secara kuantitatif, bermain dengan angka-angka, ahli MS Excel, melihat data statistic.Web AnalyticROI jangka menengah
4.Menulis, blogging, twitter, facebook, berinteraksi secara online, memberi kabar berita, kreatif dalam pemasaran secara luas dan berkembang (viral marketing).Sosial MediaROI langsung
5.Designer/engineer/marketer, menjembatani dua pihak (dalam hal internet marketing adalah antara marketing dan teknologi), membuat perencanaan strategis, memecahkan masalah, rekayasa balik atau rekayasa mundur (reverse engineering), mendidik, merayu, dan bernegoisasi dengan orang-orang.SEOROI jangka panjang
6.Memahami psikologi konsumen, melakukan A/B testing, memecahkan masalah kompleks.Conversion Optimization (Usability Testing)ROI jangka menengah
7.Bekerja dari rumah, bonus sesuai kinerja, memiliki motivasi diri yang sangat tinggi, menjadi orang sewaan (dalam hal ini memasarkan produk orang atau perusahaan lain).Affiliate MarketingROI jangka pendek/menengah



2. Komponen Umum Internet Marketing

Nah, setelah memiliki pemahaman yang solid dan mantap mengenai apa itu internet marketing, tibalah saatnya Anda memahami dengan lebih detil setiap elemen internet marketing yang sudah Anda pilih untuk Anda gunakan.

Berikut ini adalah tautan elemen-elemen internet marketing dan silahkan Anda klik tautan yang sesuai untuk mendapatkan informasi lebih detail.

    General Internet Marketing (GIM)
        search engine optimization (seo) (lihat juga: Kursus SEO dan Jasa SEO)
        sosial media marketing (smm) dan social media optimization (smo)
        email marketing
    Search Engine Marketing (SEM)
        pay-per-click (ppc)
        cost per impression (cpi)
        search analytics
        web analytics
    Display Advertising (DA)
    Affiliate Marketing (AM)
    Mobile Advertising (MA)

Lihat kursus internet marketing yang dibuka oleh SEM & SEO Management.
3. Sejarah Internet Marketing

Bagi Anda yang perlu mengetahui sejarah IM, bisa Anda lihat di artikel berbahasa Inggris The History of Internet Marketing.


4. Kesimpulan

Berikut ini kesimpulan mengenai apa itu internet marketing:

    Pemasaran internet (internet marketing) atau periklanan daring (online advertising), disebut juga pemasaran online atau periklanan internet, adalah sebuah bentuk dari pemasaran dan periklanan yang menggunakan internet untuk mengirimkan pesan-pesan promosi kepada konsumen.
    Internet marketing adalah bagian dari marketing. Dan internet marketing dibagi menjadi beberapa bagian yang disingkat GSDAM (General, Search, Display, Affiliate, dan Mobile). Setiap bagian tersebut terdiri dari beberapa komponen atau elemen. Misalnya General Internet Marketing terdiri dari SEO, Sosial Media, Email, dan Content Marketing.
    Istilah internet marketing sering juga disebut online marketing, online advertising, dan internet advertising.
    Internet marketing berbeda dengan tradisional marketing dari hal media promosi dan pemasarannya. Internet marketing menggunakan media internet dan online, sedangkan tradisional marketing menggunakan media cetak dan elektronik dan offline.
    Internet marketing funnel tidak jauh berbeda dengan tradisional purchase funnel. Perbedaan hanya dari hal media yang digunakan untuk promosi dan pemasaran.
    Internet marketing memiliki tujuan yang sama dengan tradisional marketing. Namun karena media promosi dan pemasaran yang berbeda, internet marketing memiliki ciri-ciri yang berbeda dengan tradisional marketing.
    Kapan Anda sebaiknya mulai menggunakan internet marketing untuk memasarkan produk, jasa, atau brand Anda? Jawabnya: sekarang juga.
    Anda bisa memilih komponen internet marketing mana yang Anda akan gunakan berdasarkan profesi Anda saat ini, berdasarkan jalur pembelajaran internet marketing yang direkomendasikan para ahli internet marketing, atau berdasarkan hobi Anda.


5. Lain-lain
5.1 Video Youtube
Belajar Internet Marketing untuk Pemula – Mulai dari Mana?

Video Lainnya (Bahasa Indonesia)

Marketing

    Video Animasi Pemasaran
    Mengenal Pemasaran dan Strategi Pemasaran

Internet Marketing

    Tutorial Internet Marketing Indonesia : Tanya Jawab Bagian 1

Search Engine Optimization (SEO)

    Video Training Jurus Jitu Masuk Halaman 1 Google dengan SEO

Sosial Media Marketing

    Cara Jualan di Facebook + Twitter mudah & Gratis
    Cara Membuat Fans Page Facebook Profesional – 2015
    Cara Iklan Menggunakan Facebook Ads
    Strategi berjualan di Google Plus



Video Lainnya (Bahasa Inggris)

Marketing

    Philip Kotler: Marketing

Email Marketing

    What is Email Marketing? You’ll know in 1 minute 25 secs
    The Beginners Guide To Email Marketing

Content Marketing

    History of Content Marketing
    Greatest Misconception in Content Marketing Whiteboard Friday

Pay-Per-Click (PPC)

    What is PPC Marketing?
    What is AdWords?
    AdWords Tutorial 2015
    Complete Google AdWords Tutorial 2015: Go from Beginner to Advanced
    Today!
    The 5 Pillars of AdWords Success

Web Analytics

    How It Works: Analytics
    Google Analytics In Real Life – Landing Page Optimization
    Google Analytics In Real Life – Site Search
    Google Analytics In Real Life – Online Checkout
    How To Install & Setup Google Analytics For Your Website
    Google Analytics Tutorial for Beginners 2014 Edition

Display Advertising

    What is the Google Display Network?
    Introduction to the Google Display Network

Affiliate Marketing

    Affiliate Marketing for Dummies
    Learn How to Make Money Online with Affiliate Marketing

Mobile Marketing

    What is Mobile Marketing?
    How To Use Mobile Marketing To Attract Customers To Your Business
    SMS Marketing for Business


5.2 Wikipedia

Bahasa Indonesia

    Pemasaran
    Pemasaran Internet

Bahasa Inggris

    Marketing
    Online Advertising

5.3 PengusahaMuslim.com

    Rahasia Sukses Bisnis Online
    10 Hal yang Menyebabkan Kegagalan dalam Bisnis Online

5.4 Pencarian Lainnya terkait Internet Marketing

    Lihat pencarian lain di Google mengenai apa itu internet marketing?
    Lihat pencarian lain di Yahoo mengenai apa itu internet marketing?

Akhirul kalam, semoga Anda sudah paham sekarang apa itu internet marketing, membawa bermanfaat untuk sukses dan bergaya di dunia internet marketing. Happy Selling!

Tag: Apa itu Internet Marketing?


Jawaban Evaluasi Ringan

Yang digunakan Joey dalam bisnis onlinenya adalah (pilih satu atau lebih jawaban yang tepat):

    Kantor fisik
    Situs web
    Artikel produk
    Brosur dan pamflet
    SEO
    CEO
    Iklan berbayar di surat kabar cetak lokal
    Iklan bayar-per-klik (PPC)

Jawab:

Situs web, artikel produk, SEO, dan PPC

Dengan adanya informasi yang kami sajikan tentang apa kegunaan market dalam bahasa inggris

, harapan kami semoga anda dapat terbantu dan menjadi sebuah rujukan anda. Atau juga anda bisa melihat referensi lain kami juga yang lain dimana tidak kalah bagusnya tentang  3 Contoh Iklan Produk Shampoo dalam Bahasa Inggris dan Artinya

. Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya.

buka contoh marketing : http://semseomanagement.com/apa-itu-internet-marketing/

No comments:

Post a Comment